Akankah Sad Ending Bagi Honorer Non Database BKN?
Tahun 2025 tinggal hitungan beberapa bulan. Waktu yang ditentukan sebagai batas akhir pengangkatan PPPK juga sudah ditentukan; Oktober 2025. Di banyak kesempatan pengangkatan PPPK Paruh Waktu ditujukan untuk Honorer R1, R2, dan R3. Sementara awan kelabu masih menggelayut di atas kawan-kawan Honorer Non Database alias Honorer Kategori R4.
Kategori honorer ini menjadi kelompok honorer paling was-was karena belum ada kejelasan mengenai pengangkatan PPPK tahun 2025 ini. Bahkan Kepala BKN Zudan Arif Fakhrulloh menyatakan bahwa kesempatan Honorer Kategori R4 ini untuk diangkat menjadi PPPK sudah tertutup karena pemerintah tidak memberikan kesempatan pada honorer yang tidak tercatat di BKN.
Lalu dengan tertutupnya kesempatan itu apakah tidak ada alternatif bagi honorer kategori R4?
Alternatif lain tentu ada yaitu dengan mengikuti seleksi CASN.
Seleksi CASN ditawarkan untuk Honorer R4 untuk menghindari ketidakpastian dan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di daerah tertentu yang masih membutuhkan. Tentu saja dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah tersebut. Kondisi keuangan yang berbeda tiap daerah ini juga akan mempengaruhi kebutuhan pegawai.
Bukan hanya bagi Honorer R4, tetapi PPPK Paruh Waktu yang (kemungkinan besar) akan segera diusulkan dan diangkat. Kondisi keuangan yang berbeda tiap daerah ini kemudian membuat pemerintah mengeluarkan peraturan bahwa skema penggajian PPPK Paruh Waktu bisa dipilih antara sesuai UMR daerah tersebut atau sama seperti ketika masih menjadi honorer.
Sudah jelas mana yang akan dipilih oleh Pemda.
Walaupun ke depannya PPPK Paruh Waktu ini akan diprioritaskan untuk diangkat sebagai PPPK Penuh Waktu jika kondisi keuangan suatu daerah sudah memungkinkan.
Lalu, apakah tahun 2025 ini benar-benar akan menjadi sad ending bagi Honorer R4? Merujuk pernyataan kepala BKN yang lebih memprioritaskan Honorer R1, R2, R3 yang disebutnya "bersih secara administrasi", bisa jadi untuk Kategori R4 ini perlu bersiap menghadapi kemungkinan yang tak menyenangkan.

Leave a Comment